Bupati Trenggalek Buka Porkab ke-III tahun 2016

Bupati Trenggalek, Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc, buka Pekan Olahraga Kabupaten Trenggalek tahun 2016, Selasa (22/11). Pembukaan Porkab ke-III ini dilaksanakan di Stadion Menaksopal Trenggalek.

Agenda Porkab ini digelar rutin tiap dua tahun sekali oleh Pemkab Trenggalek, untuk mencari bibit-bibit atlet muda daerah, yang dipersiapkan untuk event-event olahraga, mulai tingkat Provinsi hingga kancah Nasional.

Dalam PON Jawa Barat kemarin, Trenggalek berhasil mengikutkan 9 atlitnya untuk memperkuat kontingen Jatim. Atlit-atlit muda Trenggalek ikut mendorong Jatim menduduki posisi ke-3 dengan menyumbangkan 3 emas, 4 perak dan 4 perunggu.

Dengan motto Porkab ke-III "Kenapa Harus berfikir kalah, bukannya menang lebih baik", diharapkan dapat mendongkrak prestasi olahraga di Trenggalek.

Rencananya Porkab ke-III ini akan digelar selama seminggu, mulai tanggal 19 kemarin hingga 25 November 2016 nanti. Porkab III Trenggalek ini dibuka dengan devile atlet oleh masing-masing kontingen,14 kecamatan yang ada.

Ada 8 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porkab ini, meliputi dari Sepak bola, Bola Voli, Tenis Meja, Bulu Tangkis, Catur, Atletik, Sepak Takraw dan Futsal. Dari delapan cabang tersebut panitia mempertandingkan 19 nomor perlombaan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc membuka langsung Pekan olahraga ini. Dalam sambutannya Waketum APKASI ini menyampaikan "hari ini semua element masyarakat bahu - membahu untuk menyukseskan Porkab ke- III Trenggalek ini", ungkapnya.

"Saya mengapresiasi bagi para atlet yang telah menorehkan prestasinya, seperti halnya atlet kita yang telah menyumbangkan medali dalam memperkuat kontingen Jatim dalam PON Jatim".

"Saya harapkan prestasi gemilang ini terus bisa terukir, tidak hanya ditingkat daerah saja melankan juga di tingkat Nasional maupun International. Tunjukkan dedikasi tinggi kalian untuk kemajuan Trenggalek di bidang olahraga".

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek juga menekankan kepada para atlet maupun wasit untuk tetap menjunjung sportifitas dalam bertanding. “(Humas)